1.
Memahami prinsip dasar sistem IPV4/IPV6
- IPV4 atau singkatan dari Internet Protocol Version 4 merupakan sebuah protokol untuk penggunaan paket penggantian Link Layer Networks seperti ethernet. IPv4 menawarkan alamat yang banyaknya diperkirakan hingga 4,3 milyar karena IPv4 hanya memiliki 32 bit.
-IPV 6 atau singkatan dari Internet Protocol Version 6 merupakan sebuah protokol yang lebih mutahir dan fitur yang lebih bagus dibanding IPv4. Ia memiliki mkemampuan untuk memberikan angka alamat yang jumlahnya tidak terbatas karena IPv6 memiliki 128 bit. IPv6 menggantikan IPv4 dalam rangka untuk mengakomodir pertumbuhan angka dari jaringan di seluruh dunia dan membantu menyelesaikan masalah alamat IP yang kelelahan.
2.TCP IP
-TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), juga disebut sebagai Internet Protocol Suite, adalah sistem komunikasi inti World Wide Web yang memungkinkan setiap perangkat yang terhubung ke Internet untuk berkomunikasi dengan setiap perangkat lainnya secara bersamaan. Ini pada dasarnya adalah sintaks (bahasa) terkomputerisasi yang diinstal pada setiap komputer, baik untuk jaringan publik ( Internet ) maupun pribadi ( intranet dan ekstranet ). Perkembangan protokol ini telah memungkinkan internet — dan sebagai hasilnya, perdagangan online — tumbuh dengan cepat.
3.NETWORKING SERVICE
-Layanan jaringan di materi Media dan Jaringan Telekomunikasi TJKT adalah aplikasi yang berjalan pada lapisan aplikasi jaringan ke atas, yang menyediakan penyimpanan data, manipulasi, presentasi, komunikasi atau kemampuan lain yang sering diimplementasikan menggunakan arsitektur client-server atau peer-to- peer berdasarkan protokol jaringan lapisan aplikasi.
4.Sistem Keamanan Jaringan Telekomunukasi
-Sistem keamanan jaringan merupakan sebuah sistem yang bertanggung jawab atas pencegahan sekaligus mengidentifikasi sesuatu yang tidak sah atau mencurigakan di dalam jaringan sebuah komputer pengguna.
Dengan adanya sistem keamanan jaringan, segala tindakan negatif para penyusup yang hendak mengakses komputer melalui sistem jaringan dapat dihentikan atau dicegah.Tujuan dari adanya sistem keamanan jaringan itu sendiri adalah sebagai upaya dalam mengantisipasi segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keamanan sistem pada jaringan komputer baik fisik maupun logic, atau secara langsung maupun tak langsung.
SOURCE: https://dosenit.com/software/sistem-keamanan-jaringan
5.Sistem Saluler
-Sistem komunikasi seluler merupakan salah satu jenis komunikasi bergerak, yaitu suatu komunikasi antara dua buah terminal dengan salah satu atau kedua terminal berpindah tempat. Dengan adanya perpindahan tempat ini, sistem komunikasi bergerak tidak menggunakan kabel sebagai medium transmisi.
6.Sistem Microwave
-Microwave merupakan alat masak elektrik, jadi sumber tenaganya listrik buka gas seperti kompor-kompor pada umumnya. Menurut Encyclopedia Britannica, microwave adalah alat pemasak makanan dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik berfrekuensi tinggi yang disebut gelombang mikro.
7.Sistem VSAT IP
-VSAT merupakan singkatan dari Very Small Aperture Terminal, awalnya merupakan suatu trademark untuk stasiun bumi kecil yang dipasarkan sekitar tahun 1980 oleh Telecom General di Amerika. Dalam terjemahan bebasnya, VSAT dapat diartikan sebagai suatu terminal pemancar dan penerima transmisi satelit yang tersebar di banyak lokasi dan terhubung ke hub sentral melalui satelit dengan menggunakan antena parabola berdiameter tertentu.
8.Sistem Optik
-Fiber Optik adalah sebuah teknologi transmisi sinyal kabel yang menggunakan benang (serat) kaca atau plastik. Kabel Fiber optic mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya. Serat kaca biasanya memiliki diameter sekitar 120 mikrometer yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater. Sinyal-sinyal gelombang dapat berupa pengkodean komunikasi suara atau data-data komputer. Fiber optik sendiri memiliki banyak jenis, ada yang berupa kabel untuk ditanam, digantung (outdoor) ada juga yang dalam ruangan (indoor) sering disebut tight buffer. Untuk jenis kabel fiber optic ada dua macam tipe yaitu singlemode dan multimode. Fiber optik umumnya digunakan sebagai backbone pada jaringan komputer. Fiber optik dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan antar gedung, antar kota bahkan antar pulau.
9.Sistem WLAN
-WLAN adalah singkatan “Wireless Local Area Network”, jaringan komputer lokal yang menggunakan gelombang radio (wireless) sebagai media transmisinya. Jadi untuk menghubungkan antar perangkat seperti antar komputer, atau komputer ke internat menggunakan sinyal wireless.
Saat ini jaringan komputer WLAN sudah banyak digunakan terutama di perusahan-perusahan karena tergolong praktis, efesien, dan rapi karena pemeliharaannya yang mudah serta tidak banyak menggunakan kabel jaringan.
SOURCE: https://www.pengertianku.net/2015/01/pengertian-wlan-atau-wireless-lan.html
Mohamad Payoda Soleh (31)
Komentar
Posting Komentar